Baru-baru ini Microsoft telah mengakuisisi aplikasi kalender cross-platform Sunrise. Informasi mengenai akuisisi Sunrise oleh Microsoft ini diumumkan melalui sebuah video di YouTube, tetapi kini video tersebut sudah tak dapat diakses lagi. Sebelumnya Microsoft memang sempat dikabarkan berminat untuk mengakuisisi Sunrise dan kini telah menjadi kenyataan.
Berdasarkan informasi dari TechCrunch dan Recode, Microsoft harus merogoh kocek sebesar $100 juta atau mungkin lebih untuk mengakuisisi Sunrise. Raksasa perangkat lunak asal Redmond ini telah mengonfirmasi akuisisi terhadap Sunrise ini melalui sebuah posting di blog resmi perusahaan tersebut.
Lalu sepertiapa sebenarnya aplikasi Sunrise yang mempu memikat Microsoft? Sunrise adalah aplikasi kalender cross-platform yang tersedia untuk iOS, Mac, Android, Chrome, Web, dan juga perangkat besutan Amazon. Kelebihan utama aplikasi Sunrise ini adalah mampu menarik data dari Google Calendar, Microsoft Exchange, dan juga Apple iCloud.
Tak hanya mampu menarik data dari layanan kalender lain, aplikasi Sunrise ini juga dapat terhubung dengan sejumlah aplikasi phak ketiga, sebut saja Facebook, LinkedIn, Twitter, Foursquare, Github, dan banyak lagi. Kemampuan inilah yang membuat Microsoft tertarik dan memutuskan untuk mengakuisisinya.
Akuisisi terhadap Sunrise ini sudah sesuai dengan strategi yang dibesut oleh CEO Microsoft, Satya Nadella, yang fokus pada layanan mobile dan cloud. Microsoft dikabarkan akan mempertahankan aplikasi Sunrise ini sebagai produk yang berdiri sendiri.
Seperti yang dilansir dari Pocket Lint (11/02/2015), Microsoft sebelumnya telah mengakuisisi Acompli senilai $200 juta dan memasukkan teknologinya pada Outlook for Android & iOS.
0 Response to "Microsoft Akuisisi Aplikasi Kalender Sunrise"
Posting Komentar